)* Gatahaaaaaan buat ga ngeblog huahahaha, padahal niatnya mau ga aktif gara-gara mau sidang, wkwkwk, otak ga tahan buat nulis prompt ini huehehe. Doain terus sidang Tugas Akhir saya 10 Juli 2013 nya lancar.
![]() |
| Credit |
Greng greng greng...
Suasana kelas setika berubah menjadi riuh, tepuk tangan bersautan setelahnya. Vespa butut itu perlahan masuk kelas, dikendarai oleh Agus, senyum ramahnya tak pernah lepas dari mimiknya. Layaknya seorang agen 007 Bond, Agus menekan rem mendadak, dan bunyi decit lantai bersahutan. Mematikan mesinnya. Vespanya terpajang dekat meja sehari-harinya.
"Ayo nak, segera pasang atribut kalian di kelas ini!"
Suasana kelas riuh kembali. Topi panjang mirip penyihir, dandanan heboh siswa dengan syal bulu-bulu di gantungkan di leher. Dinding-dinding kelas penuh dengan hasil kreatifitas siswanya terpajang. Berwarna-warni. Mulai dari karton pink hingga coklat. Spidol warna-warni menjadi "alat perang wajib" yang harus dibawa oleh setiap siswanya.
Sebuah radio diputar. Musik dangdut menggema perlahan. Semua ikut bergoyang.
Ini bukan kelas musik, juga bukan kelas menggambar. Tetapi... Hari ini kelas Laboraturium Matematika dimulai. Mengukur diameter lingkaran. Giliran Ban Vespa milik Pak Agus sebagai alat percobaannya.
***
Pak Agus menatap tembok rumahnya yang terpasang foto penghargaan dari Bupatinya. Sambil menyiapkan gerobak baksonya untuk keliling kampung hari ini.
"Jangan pernah mengutuk kegelapan, tapi nyalakanlah sebuah lilin." batinnya.
ps: )*Inspirasinya udah lama ada berita gitu di liputan 6, googling ga ketemu hehehe


