Monday, June 6, 2016

Ayah Ibu Juara no Satu di Dunia

Banyak banget cerita yang pengen aku bagi kesini.

Ke Bali gagal jadinya ke bandung

Resain


Ke Bali jadi lalalayeaay


New Company..


Banyak banget yah yang ke skip... Pengen ceritain itu semua. Juga pengen ceritain semua jurnal atau hal hal kecil sehari hari yaaah yang pasti punya hikmah di sana... :))


Tapi bagaimanapun... Semua orang punya time zone nya dalam menulispun. Seseorang punya waktu menuliskan hal hal dalam hidupnya seperti tentang apapun. Mungkin saya belum bisa nulis karena saya terlalu menikmati sosial media saya. Dan menikmati hidup saya. Once again I am blessed to be happy dan ada di sini sekarang... Saya sedang berjuang tentang banyak hal dan karena itu bagian dari passion saya seperti menulis kadang saya lupa waktu untuk menulis untuk menikmati waktu saya yang sekarang lebih banyak di rumah meski di jalan 2 sampai 3 jam. Menikmati pekerjaan baru saya dan berjuang karenanya... Menikmati liburan saya. Menikmati kantung belanja saya yang hanya sebulan sekali. Menikmati starbak satu bulan sekali. Biar tahu bahwa boleh beli starbak tapi besok besok goodday ajah atau sepuluh ribu di indomart point. Agar tahu cara mereward dan cara bersyukur. Dua duanya cara untuk berbahagia. Tapi sungguh saya bersyukur bertemu orang orang baik. Allah mendekatkan saya dengan orang baik. :)


Saya sekarang pun menulis... Data data yang ada di media sosial belum cukup untuk mengambil sisi saya yang paling dalam ahahaha lebay yaaah... Di blog saya rasa ini proses pemahaman dengan diri sendiri. Berdamai. Memaku memori juga menambatkan impian. Dan mengucapkan syukur banyak banyak juga banyak banyak bersyukur... Karena ga ada artinya kalau saya mengeluh...

Oh iya... Untuk anak anaku nanti yang matanya jernih sekali... Kalau nanti Ibu cerita tentang ini... Ibu tahu... Ibu pasti jadi Ibu Juara. Meski banyak yang bilang Ibu yang bekerja itu pasti mementingkan karirnya. Ibu gatahu saat Ibu punya kalian.. Ibu akan jadi memilih Ibu seperti apa. Tapi yang Ibu tahu untuk jadi Ibu Juara. Meski bekerja atau tidak. Kalau pun Ibu memang harus bekerja... Ibu akan bangun pagi pagi sekali. Meski entah dunia akan mengejudgenya seperti apa. Ibu bekerja atau tidak. Tetap menjadi Ibu, Ibu, Ibu...

Oh iya.. Kalian ga cuma punya kompetensi dan berjuang di kompetisi dengan 7 milyar manusia bumi :)) Tetapi... Kalian harus punya mimpi... Mimpi yang kalian perjuangkan nanti.


I am so happy one day I will tell to my children How their mom also pap worked to pursue their dreams. Ibu Juara no satu di dunia. Juga salam untuk Ayah juara no satu di dunia.


Mamah juara satu di dunia. Bapak juara satu di dunia. I am here now because of them :)


Depok. 21. 07. Puasa Pertama. Senin 6 Juni 2016.



Gemuruh

Setelah menjelajahi Jakarta hari ini saya tengah sadar setelah banyak kesyukuran, kesyukuran tentang hidup, apa artinya hidup, kenapa dan a...