Saturday, January 21, 2017

Ikhlas

Satu satunya the hardest part ever when you healing your self or common people say it as a move on - when you never expected there was a lot of memories... Bad, funny, ugly or the sweet-est one meanwhile lo lagi pegang hp, lagi kerja, lagi ngumpul bareng temen. Ga keduga...

Seperti movie-nya Jim Carrey dalam The Eternal Sunshine of the Spotless Mind. Ada pecahan pecahan memori yang mungkin kadang tiba tiba muncul. Ga bisa di cegah. Ga bisa di hapus. Ga bisa juga masuk ke sistem amigdala. Atau masuk aja kaya hafalan ujian duduk kerjakan terus lupa...

Tapi engga.. when the day you only missed some (old) memories aka the past and not the person. It's time to move on. It's time to be heal and continue your amazing life then..

Banyak artikel yang ngasih tips ini itu. Pertama tentang penerimaan. Bukan denial. Kedua tentang memaafkan.. And I do that exactly...

Mungkin bagi yang pernah ngerasa in gimana susahnya si memori perlu dihapus dan ga bersliweran di waktu waktu pas lagi gamau kita mau memorinya dateng cukup membantu. Satu satunya cara adalah: sibuk. Punya kegiatan. Ketemu temen lama. Jalan jalan. Travelling. Ikutan Yoga. Ikutan Bosu. Nge gym. Nyobain kafe baru. Kumpul bareng keluarga. Ngerencanain hal hal amazing di tahun ini semisal gue yang mencanangin selfish year untuk award dari sisi karier ataupun diri sendiri.

Tapi anehnya, sometimes.. I felt.. my sadness continue to be a storm.. even I already accept what just happened to me a month ago.

Tiba tiba disadarin.

Ikhlas.

Satu satunya cara yang Alquran dan Allah kasih ke kita adalah ikhlas.

Ga cuma tentang penerimaan, ga cuma tetang menyibukkan diri.. levelnya harus naik ke level ikhlas :) Selain harus bersyukur banyak banyak agar bahagia... Ikhlas... menjadi keharusan...

Harus melalui ini semua agar tahu bagaimana Ikhlas akan bekerja untuk sesuatu yang lebih baik di depan sana.

Biidznillah.. :)