Sunday, April 9, 2017

Momentum Cleansing

9 April 2017.

Bismillahirahmanirrahim.

Tepat di tanggal ini. Tanggal ini jadi momentum buat aku sendiri karena ngerasa ternyata cetek banget ya Ilmu aku. Dulu pernah ikut kajian tapi udah lama banget. Itu pun bukan tentang pernikahan, parenting dll. Tentang tauhid. Celupan warnanya Allah. Belajar dari awal tentang syahadat dll. Atau biasanya di sebut liqo.. Dulu di masjid UI. Dan sekarang ngerasain lagi hanya saja kapasitasnya lebih besar..

Menurutku tanggal ini momentum. Momentum aku cleansing. Membersihkan semua toxic alias racun racun yang ga ada manfaatnya. Ga lagi A I U A I U A I U aka gelagapan kalau ditanya tentang menikah. Ga lagi menyalahkan masa lalu yang lalu lalu kemarin. Ga lagi muncul ketakutan hal yang sama terjadi lagi ga ya? Semuanya Allah kasih ketenangan yang tak terhingga dan aku bersyukur di kasih ketenangan  ini sedemikian rupa. Momentum buat aku yang mungkin sedikit trauma. Momentum buat aku ternyata begitu baiknya rencana Allah. Begitu indahnya rencana Allah. Asalkan kita percaya. Akhirnya ada rasa ikhlas terdalam yang ga pernah aku alamin sebelumnya. Rasa ingin selangkah maju ke depan. Perasaan tentang fitrah menjadi seorang perempuan yang nantinya akan menjadi pembangun peradaban dan hal terbaiknya menjadi madrasatul ula (madrasah pertama) bagi anak anaknya kelak. Alhamdulillah.

Sebenarnya aku mau tulis tentang hasil kajian tadi yang pertama di Masjid Al Huda komplek Deplu. Tentang Jangan Gagal Mendidik Anak. Lumayan jadi "Seminar yang Keras".  Malah yang aku kira ga asik nih Marathon kedua, ternyata dibuka matanya tentang itu semua. Marathon kedua ada di Masjid Agung Al Azhar. Tentang Ayah ada dan tiada dengan pemateri Ustadz Bendri dan Pak Irwan. Tapi sayangnya.. berlembar lembar hehehe.

Aku yakin dari sini aku belajar banyak bahwa proses cleansing alias membersihkan diri. Melepaskan segala trauma. Dan menyerahkan semua kepada Allah sebagai penentu takdir terbaik. Itu butuh waktu. Tapi hasilnya momentum yang aku hasilin tadi...

Kejadiannya pun ga direncanain. Gara gara follow buku parenting islam. Eh nampilin seminar parenting juga. 2 lagi. Tuh kaaaan Allah udah ngasih jalannya buat Bella.

Dari sini juga, aku belajar maizoh (asal mula) Asal mula kita yang memilih karakter anak juga terbentuk dari awal saat kita memilih calon suami. Disadarin juga tentang menikah itu bukan sekedar penantian (apalagi yang perempuan) juga bukan sekedar keraguan dari pihak laki laki. Menikah adalah proses yang panjang. Kaya tadi tentang madrasatul ula. Membangun komunikasi yang baik. Dan sebaik baiknya penyempurna agama. Karena di situ semua peranan ilmu juga hati di mainkan oleh dua orang tersebut. 

Jadi ga ada keraguan keraguan lagi. Juga makin semangat juga buat nambah ilmunya. Juga akan ada yang menuju tujuan yang sama tak sekedar dunia namun hingga ke surga.

Semoga tetep semangat lagi ya sis. Keep cleansing & upgrading.

Mengutip Pak Irwan penceramah tadi peran perempuan yang harus diingatkan ada 3
1. Peran untuk membanggakan ayah dan ibunya

2. Peran untuk bisa membanggakan anak dan suaminya

3. Peran sebagai duta sosial (Ibu Ibu lah ya)  yang membanggakan masyarakatnya

#projectkebaikan #bersemangat #happiness #cleansing #upgrading 


  • Cipulir 11.19 pm

Gemuruh

Setelah menjelajahi Jakarta hari ini saya tengah sadar setelah banyak kesyukuran, kesyukuran tentang hidup, apa artinya hidup, kenapa dan a...