Tuesday, April 25, 2017

NTMSnya Bella

Not as an achievement

I already told to some people that marriage is not as an achievement...


Kalau bentuknya adalah achievement, aku pasti akan menghalalkan segala cara untuk menikah, cara cara yang mungkin ga Allah ridhoi, Alhamdulillahnya masih manut sama orangtua dan tahu orangtua aku demokratis banget, tahu mana lampu hijau dan lampu merah! Jika tanpa ridho Allah dan orangtua diawal saja sudah merupakan pangkal kekecewaan. Juga.. Baru tahu ternyata ada macam macam tipe manusia dan salah satunya yang seperti itu. Cara- cara yang diambil apa saja.. Lihat di sini yah http://bellacitra.blogspot.co.id/2017/03/dalam-islam.html Aku pun baru tahu ternyata ada orang yang menempuh segala cara tadi untuk menikah.. Tetapi ga apa, jadi pelajaran hidup yang berharga.

If marriage as your achievement, now in your age, you looks so desperate when you get many pressure from your peer / other group.

Alhamdulillahnya jangan sampai yah Bella, peer pressure still doesnt work on me! Enjoy everything now and prepare what should be prepared! Malah seneng se-senengnya menghadiri undangan apalagi akad nikah karena saat itu arsy nya Allah terguncang, malaikat malaikat turun untuk mendoakan, satu dari tiganya Mitsaqan Ghaliza! Perjanjian yang kokoh. Baca QS AnNisa ayat 21

Halang Rintang

Halang rintang yang akan kita temui untuk menyusuri perjalanan ini yaitu pertama dosa dosa menumpuk. Makannya banyak banyakin bertaubat, udah nambah belum kapasitas ibadahnya, udah ngerti belum bacaan sholatnya,  Sedang cleansing untuk mental blocking (karena adanya pemikirian buruk atas kejadian yang lalu). Alhamdulillah punya sahabat sahabat dan orangtua yang selalu support. Intinya selain proses cleansing lakuin apa pun yang bisa bikin diri sendiri happy! (Udah prepare buat travelling lagi minggu depanπŸ˜…) Apapun itu harus percaya sama janji janjinya Allah. Dalam Surah al Baqarah 216 kalau ga salah tentang apa yang baik untuk kita.. Mata manusia, telinga, dan hati manusia itu tempatnya salah yang banyak. Bahkan feed instagram yang mungkin mencitrakan Bella begini begitu ya. Padahal mah belum tentu. Keterbatasan itulah maka.. Allah akan selalu dibutuhkan dimanapun dan kondisi apapun. Tetap berprasangka baik terhadap Allah adalah pilihan yang terbaik. Manusia ga pernah tahu cara caranya Allah dalam "memilihkan" atau "menunjukan buruknya sesuatu itu

Juga sekarang... Ga lagi lagi percaya sama mimpi mimpi yang aneh. Karena ini Mitsaqan Ghaliza. Sumber dari sumbernya segala kebaikan. Tentu aja syetan (mimpi bisa dari shaitan) ga suka sama kebaikan.. Makanya sering sering minta petunjuk dari Allah SWT. Baik dalam lail maupun dalam isthikarah (dan untuk semua perkara ga cuma dalam hal ini aja) Mimpi bukan lah petunjuk. Yang menjadi petunjuk dalam shalat isthikarah disebutkan tentang "kenyataan" dalam kemudahan berproses. Juga meminta ketetapan hati. Allah sesungguhnya sang Maha Pembolak Balik hati.

Mau masukin ceramah youtubenya tapi di lappy πŸ˜‚
*copas potongan doanya

"Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik bagiku, agamaku, kehidupanku, dan akibatnya terhadap diriku maka tentukanlah ia untuk-ku, mudahkanlah ia untukku, kemudian berkahi-lah aku di dalamnya. 
Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini lebih berbahaya bagiku, agamaku, kehidupanku, dan akibatnya kepada diriku maka jauhkanlah ia dariku, dan jauhkanlah aku darinya, 
dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian ridhoilah aku dengannya.”

Menyegerakan dengan Mempersiapkan

Hal ini menjadi begitu penting namun menyegerakan adalah orang yang penuh kesiapan, bukan yang tergesa gesa. Nah gara-gara ini juga aku terus belajar dan belajar, jadi maaf aja blognya agak (sangat) nyampah apalagi tentang parenting terus.

Semoga ga salah dalam mengambil keputusan terpenting dalam hidup dan untuk hidup di akhirat nanti, buang or blok aja akun akun yang galau dengan pengkomporan menikah cepat (boleh cepat, namun kembali lagi ke inti utamanya adalah persiapan kita sudah sampai di tahap mana)

Selalu jaga iffah (menahan diri) dan izzahnya (harga diri yang mulia lagi agung,) karena itu yang terutama dari seorang perempuan. Teruskan mimpi mimpi yang tertunda sembari terus belajar belajar dan belajar untuk menyiapkan.


Dua Kunci : Syukur dan Bersabar

Ada dua kunci untuk seorang mukmin

Bersyukur bila di beri kebahagian dan bersabar bila di beri musibah..

Kunci ini harus dipegang erat, karena proses dari mulai cleansing aku kemarin tuh ga mudah banget. Masih harus terus bersyukur dan bersabar. Kalau ga sabar.. Mungkin udah berantem sama anak kucing bukosan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Ga ada yang instan. Semua butuh proses... Mungkin Allah tuh sayang dan gamau kehilangan suara suara merdu sehabis shalat.. Allah tuh sayang banget sama Bella. Perbaiki niat untuk siapa. Jangan jangan setelah menikah pembelajaran dari buku buku bukan jadi lagi prioritas yang penting bahkan berdoa pun juga tidak lagi. Istigfar. Luruskan niat karenaAllahsemata. Lakukan apa yang bikin aku bahagia sekarang itu yang terpenting. ^^

Ntms selesaiiii πŸ’œπŸ’œπŸ’œ

1.27 am.. 24^4^17





Gemuruh

Setelah menjelajahi Jakarta hari ini saya tengah sadar setelah banyak kesyukuran, kesyukuran tentang hidup, apa artinya hidup, kenapa dan a...