#ParentingBooknyaBella 2 Nurturing Emaan in Children

by - April 21, 2017

Iya kayanya judulnya mau aku tagarin aja deh.. once aku lupa ke mana yah dan buku apa aja yang pernah aku baca jadi tinggal scroll blog aja

Nah Parenting Book aku yang pertama tuh judulnya Bringing Up Bebe.. ga mengesampingkan yang barat sih.. Cuma jadinya kalau baca buku ini dulu aku mah bawaanya khawatir. (Akunya aja yah jadi ini subjektif) ga punya pegangan yang kuat dulu dari nilai nilai Islam.. Nah baru deh bisa ngebandingin :))

Jadi fokusnya adalah buku buku yang berlandaskan Islam dulu. Jadi pas aku udah kuat iman aku yakin bahwa pengolah asuhannya yang benar itu begini dan begitu... Dan yakin banget... Dari asal muasal (aka maizoh) yang pernah di terangin. Dari tentang pilihan akan karakter dan sifat calon suami, gimana kita pas hamil banyak deket deket ga ke Allah (Karena selain blessings, hamil juga pertaruhan hidup dan mati seorang Ibu, sang perubah peradaban)

Semoga Allah menjadikan aku dan suamiku kelak sebaik baiknya madrasatul ula untuk anak anaknya nanti. Dan menjadi sebaik baiknya generasi islam. Aamiin. Semangat para calon Ibu belajarnya. Ga harus sesudah menikah. Karena cara terbaik memperpendek jarak adalah mempersiapkan dan Allah menyiapkan yang mempersiapkan. Haa. Entah kapan 😂😂

Btw buku ini bagus banget sempet di review sama Ustadz Faudzil Adhim. Belum pernah baca bukunya yang aku liat di gramed.. Segenggam Iman Anak Kita. Karena waktu itu hiyuuuh kumasih takut baca baca buku itu. Sekarang pun berproses pelan - pelan alhamdulillah dalam proses momentum cleansing itu.

Btw dalam rangkumannnya di review beliau ada kalimat yang menarik 

Jadi yah disini tentang kenapa iman itu penting.. Btw pertama kali aku liqo sama I. (murrabi tapi sebaya makanya ga panggil mba heheh. Tadinya satu jurusan, terus karena udah ke kampus tentang quran dan hadis #infogapenting) Jadi dia ngejelasin ini di awal banget.... Tauhid juga Iman. Dan akuuuh setuju dan paham alasannya kenapa ^^

Nah Ustadz Fauzil Adhim nambahin nih

Berkenaan dengan Al-Qur’an, mari sejenak kita ingat perkataan Jundub ibn Abdillah radhiyallahu ‘anhu tatkala menegur seseorang dari generasi tabi’in. Kata Jundub ibn Abdillah radhiyallahu ‘anhu, “Kami belajar iman sebelum belajar Al-Qur`an, kemudian belajar Al-Qur`an sehingga dengannya bertambahlah iman kami.”
Berapa banyak madrasah berdiri, tetapi murid-muridnya tidak bangga kepada Islam dan tidak pula tampak keyakinan yang kuat pada diri mereka. Justru sebaliknya, kita mendapati kenyataan betapa anak-anak itu bahkan berusaha lari dari kebiasaan yang ditanamkan oleh gurunya, baik yang ditanamkan semata-mata karena memang diharuskan oleh peraturan sekolah atau karena guru sungguh-sungguh ingin menanamkan kebiasaan yang baik. Sekedar memperoleh pembiasaan tanpa meyakini serta merasa bangga dengan kebiasaan baik tersebut, justru menjadikan anak semakin berusaha menjauh.
Lalu apa yang perlu kita lakukan? Mari kita pegangi sabda Nabi shallaLlahu ‘alaihi wa sallam bahwa sebaik-baik perkataan adalah kitabuLlah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. Maka berkenaan dengan menanamkan iman ini, mari kita menelusuri kembali bagaimana Allah Ta’ala menurunkan ayat-ayat untuk menanamkan iman serta bagaimana Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam menanamkannya di dada para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in.

Bersemangatttt para calon Ibu juara. Yang mau bukunya bisa email aku bella.dinasti@gmail.com karena pdf and in english 😂😂 #kayaadayangbacaajahsihblognyabelss
Sekian yahhh...

You May Also Like

0 komentar

Bella's Instagram