Wednesday, June 28, 2017

Makna Berbuka

Suatu hari yang indah di hari terakhir tarawih untuk buka puasa bersama. Seperti biasa  janjian jam 4 sampe tapi setengah 5 baru sampe😂😂😂 maaf ya Chiput. Tepatnya di Starbucks Margo City. Tadinya mau ke Imperial, namun pukul 4 sore imperial sudah harus waiting list.

Caption di insta saya @bellacitradi udah panjang 😂😂✌

Saat sebelum bulan puasa lalu. Hari Jumat. Ciput ngajakin salat tasbih di Cut Meutia. Sekalian ada ceramahnya juga. Karena bala bala hujan tiba tiba. Saya kesusahan mengorder gojek. Dan tarif uber mendadak fare yang hanya ke Stasiun Sudirman (transit di Manggarai lalu turun di Cikini) menjadi 4.1 kali.

Saya mengurungkan niat. Akhirnya malah makan indomie pukul setengah delapan malam bersama oknum D dan Oknum W di Warung Indomie Kramat Pela. Cocokologi nuansa hujan dan jajanan murah meriah.

Ini enakkk banget 😭😭

Sayangnya.. Isi ceramah di Masjid Cut Meutia juga menyinggung soal apalagi yang paling sering dibully sama ustadz ustadz sekarang 😂😂 tentang single aka jomblo aka nungguin jodoh.

Ciput bilang, "Sama seperti waktu berbuka Bel, semua hal di dunia ini ada waktunya kok. Tahu ga siapa yang paling gelisah nungguin waktu berbuka. Cuma bocah alias anak-anak. Gitu sih penuturan ustadznya."

Ciput melanjutkan, "Makanya waktu pas nungguin itu harus ngelakuin dengan hal hal yang produktif. Kaya aku sekarang Bell.. Aku abis ini mau S2 di luar. Doakan yah."

Saya mengangguk sembari berkoar "Aamiin" yang cukup panjang tanda setuju dan menyerup greentea latte yang isi setengahnya es batu untuk ukuran Grande promo setengah harga nuansa ramadhan katanya. Sambil melihat renovasi baru dengan Mural di tembok ratusan warna manusia kuning, biru dan pucat. Kurang menarik. Tetap saja pasarnya adalah kebutuhan starbuck margo ramai penuh mahasiswa UI dari oppa oppa sampai pribumi (kok rasis sih).

Mungkin benar. Ini seperti khawatirnya seorang anak-anak bahkan ragu akan rencana Allah lah yang terbaik. :)

Dan saya harus melakukan hal produktif apa. Tiba tiba banyak list menumpuk yang ada di kepala saya tiba tiba. Masak mulu 😂😂 padahal banyak errornya

Sotang. Sosis Kentang

Fusili

Nasi goreng

Juga liburannnn besok udah mau ke pantai lagi (yeaaaay trs banyak dress kece ketinggalan di kosan hiks) dan yang paling deg deg an nanti itu Oktober ke Malaysia. As solo traveler. Bulan Depan udah harus brevet 😂😂

Dan terpenting jangan lupa Bahagia. Bahagia yang bertanggung jawab )* next post. :))

Btw selamat lebaran yaaaah. Semoga makin dan semakin semangat ramadhan nya ga menurun. Terus maafin ata ke geje postingan di blog ini. Dan selamattttt liburan juga gaissss. See youuuh!


Depok. 18.00. 28.6.2017



Gemuruh

Setelah menjelajahi Jakarta hari ini saya tengah sadar setelah banyak kesyukuran, kesyukuran tentang hidup, apa artinya hidup, kenapa dan a...